Akhlak ppm miftahul khoir bandung

Published on November 6th, 2013 | by PPM Miftahul Khoir

0

Adab -Adaban dan Hukumnya Berdo’a

Berdo’a hukumnya adalah sunat, Alloh SWT telah berfirman :

ادعوني استجب لكم

Artinya : Berdo’alah kamu kepadaku, pasti aku akan terima permohonanmu.

Dan Nabi pun telah bersabda :

ادعواالله وانتم موقنون بالاجابة
(رواه الترمدي والحاكم عن ابى هريرة رضي الله عنه)

Artinya : Berdo’alah kamu kepada Alloh sambil meyakinkan akan di ijabahnya do’a kamu.

Imam Nawawy telah berkata :

أعلم ان المذهب المختار الذى عليه الفقهاء والمحدثون وجماهير العلماء من الطوائـف كلهامن السلـف والخلـف – ان الدعاء مستحب
(292 ادكار النواوي)

Artinya : Ketahuilah bahwa Madzhab yang dipilih yang dipegang ulama-ulama fiqih dan ulama-ulama hadits dan beberapa jumhurul ‘ulama’ dari golongan shufiyah dari ‘ulama salaf dan kholaf : Bahwa berdo’a itu hukumnya sunat.

KEUTAMAAN BERDO’A

1. Berdo’a itu perintah Alloh, Alloh telah berfirman :

قال ربكم ادعوني أستجب لكم
(المؤمن اية 70)

Artinya : Berdo’alah kamu sekalian kepadaku, pasti akan ku terima permohonanmu.

2. Do’a itu senjata mu’minin, sebagaimana sabda Nabi:

الدعاء سلاح المؤمن
(تنقيح القول ص : 31)

Artinya : Do’a itu adalah senjata orang mu’min.

3. Do’a itu adalah intinya Ibadah, sebagaimana sabda Nabi:

الدعاء هو مخ العبادة
(رواه ابن ماجه عن النعمان بن يسر-ادكار النواوي ص : 286)

Artinya : Berdo’a itu berarti beribadah.

4. Berdo’a itu dicintai Alloh, Nabi bersabda:

سلواالله من فضله فان الله تعالى يحب ان يسئل وافضل العبادة انتظار الفرج

Artinya : Mintalah kamu kepada Alloh dari karunianya, karena sesungguhnya Alloh lebih suka kalau dipinta, dan ibadah yang paling utama adalah kelapangan dari Alloh.

5. Do’a dapat menolak balai, Nabi bersabda:

ان البلاء لينزل فيتلقاه الدعاء فيعتلجان الى يوم القيامة

Artinya : Sesungguhnya balai itu turun dari langit, kemudian bertemu dengan do’a, terus saling dorong kedua-duanya sampai hari Qiamat.

ADAB-ADABAN DAN TATA TERTIB BERDO’A

Diantaranya :
1. Makan dari makanan yang halal
2. Ikhlas karena Alloh dalam berdo’a
3. Do’a dimulai dengan Hamdalah dan sholawat kepada Nabi dan diakhiri dengan kedua-duanya.
4. Menghadap Qiblat kecuali untuk Imam sholat.
5. Khusyu’ (Hidmat) dalam berdo’a.
6. Taubat / Minta ampunan kepada Alloh.
7. Harus punya wudlu/bersuci
8. Mengangkat dua tangan ketika berdo’a.

WAKTU DAN SITUASI YANG MULIA SAAT MUSTAJAB DO’A

1. Hari Arofah
2. Hari Jum’at
3. Hari Asyuro
4. Hari Tasyrik
5. Hari Raya/’Ied
6. 10 Hari dari akhir Romadlon
7. 10 Hari dari awal Dzulhijjah
8. Malam Lailatul Qodar
9. Malam Nisfu Sy’aban
10. Malam 27 Rojab
11. Malam 27 Romadlon
12. Sepertiga malan yang akhir
13. Waktu Sahur
14. Tiap-tiap malam dari 10 hari akhir romadlon
15. Tiap-tiap malam dari 10 hari awal bulan Dzulhijjah

BENTUK-BENTUK IJABAH DO’A

Ijabah do’a itu antara lain :
1. Berupa ampunan dosa
2. Berupa penolakan musibah
3. Berupa pengangkatan martabat disisi Alloh
4. Berupa pemberian apa yang di mohon

Tags: , ,


About the Author

PPM Miftahul Khoir adalah pesantren mahasiswa aswaja syafiiyah dengan pembelajaran menggunakan kitab kuning klasik. Lokasi di daerah Dago, Bandung berdeketan dengan kampus ITB, UNPAD DU, UPI, POLMAN, UNIKOM.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top ↑