Aqidah

Published on Agustus 25th, 2014 | by PPM Miftahul Khoir

0

Penjelasan Sifat Wahdaniyyat

Arti Wahdaniyyat
Arti Wahdaniyyat menurut asal bahasa adalah satu tapi tidak menyerupai bilangan, baik bilangan terpisah (munfashil) atau bilangan pecahan (muttashil). Namun demikian untuk memudahkan pengucapan Wahdaniyyat kita sebut satu saja.

Bahasa satu di makhluk, pasti tidak akan lepas dari kam Muttashil dan kam Munfashil, seperti satunya buku, adalah gabungan dari beberapa lembar (kam Muttashil), dan buku itu sebagian dari beberapa buku yang sangat banyak (kam Munfashil), sehingga bagian yang terkecil pun seperti atom benda yang tak dapat dibagi lagi, itu pasti sebagian dari yang banyak, walaupun bukan dikatakan kam Muttashil.

Dalam al-Qur’an Alloh berfirman pada surat al-Maidah ayat 73 :

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلاَّ إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Artinya : Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan bahwasanya Alloh adalah salahsatu dari yang tiga, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain Alloh/ Tuhan yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu pasti orang-orang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.

Dalam ayat diatas dikatakan bahwa Alloh bukan satu dari tiga (kam Munfashil), dan bukan pula bagian yang terkecil sehingga tidak dapat dibagi-bagi, sebab Alloh adalah yang Maha Besar, dan Maha Agung. Maka Alloh adalah Dzat yang Maha Esa yang Tunggal, tidak mempunyai bilangan, hanya boleh dikatakan satu, tapi berbeda pengertian dengan pengertian di makhluk. Juga tidak besar dan kecil tapi mempunyai sifat yang Maha Besar dan Maha Agung.

Isi Wahdaniyyat
Wahdaniyyat Alloh mempunyai tiga makna :

  • Wahdaniyyat fidz-Dzat (satu Dzatnya)
  • Wahdaniyyat fish-Shifat (satu sifatnya)
  • Wahdaniyyat fil-Af’al (satu pekerjaanNya)

1. Wahdaniyyat fid-Dzat mempunyai dua arti :

  • Wahdaniyyat fidz-Dzat mencabut kam Munfashil, Dzat Alloh tidak dua tidak tiga dst.
  • Wahdaniyyat fidz-dzat mencabut kam Muttashil, satunya Dzat Alloh bukan gabungan dari yang banyak.

2. Wahdaniyyat fish-Shifat mempunyai dua arti :

  • Wahdaniyyat fish-Shifat mencabut kam Munfashil. Selain Alloh tidak adaa yang mempunyai sifat ketuhanan, hanya Alloh saja yang mempunyai sifat ketuhanan.
  • Wahdaniyyat fish-Shifat mencabut kam Muttashil. Tiap-tiap sifat Alloh dari satu jenis isinya hanya satu, seperti qudrot Alloh hanya satu, sebab satunya qudrot Alloh mampu mewujudkan dan mentiadakan semua mumkinat.

3. Wahdaniyyat fil-Af’al mempunyai satu pengertian : yaitu mencabut kam Munfashil fil-Af’al, artinya di luar Alloh tidak adaa yang mampu mewujudkan atsar (hasil) kerja. Sedangkaat Wahdaniyyat fil-Af’al Kam Muttashil tidak tercabut karena pekerjaan Alloh banyak sebanyak yang dikerjakanNya.

Kesimpulan jumlah maqulat yang tercabut dengan sifat Wahdaniyyat ada lima Kam :

  • Kam Munfashil fidz-Dzat
  • Kam Muttashil fidz-Dzat
  • Kam Munfashil fish-Shifat
  • Kam Muttashil fish-Shifat
  • Kam Munfasil fil-Af’al

Ditulis ulang dari buku ‘Aqidah Islamiyyah, KH. Choer Affandi, Miftahul Huda Tasikmalaya

Tags: , ,


About the Author

PPM Miftahul Khoir adalah pesantren mahasiswa aswaja syafiiyah dengan pembelajaran menggunakan kitab kuning klasik. Lokasi di daerah Dago, Bandung berdeketan dengan kampus ITB, UNPAD DU, UPI, POLMAN, UNIKOM.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top ↑